Kalkulatif.com

Suku Bunga Floating Rate


Suku Bunga Floating Rate

Bunga floating adalah suatu sistem bunga kredit yang berdasarkan pada tinggi rendahnya bunga yang berlaku pada pasar atau pada indeks yang ditentukan oleh pemerintah. Floating sangat kontras berbeda dengan sistem bunga flat, di mana bunga flat akan tetap sama sepanjang masa kredit meskipun batas bunga di pasar sudah berubah.

Sistem bunga floating akan berubah persentase seiring bertambahnya masa periode berjalan. Perubahan persentase bunga floating sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar pada saat itu, serta tingkat pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Contohnya ialah: jika seseorang mengambil kredit dengan sistem floating dengan suku bunga 6% pada tahun ini, maka akan di tahun depan tidak bisa dipastikan jumlah tingkat bunga tersebut akan sama, bisa jadi harus membayar suku bunga misalnya sebanyak 10%. Jumlah suku bunganya akan mengikuti bunga yang berlaku di pasar pada umumnya.

Penggunaan sistem bunga floating saat ini sudah digunakan di berbagai intrumen kredit, mulai dari kartu kredit, kredit usaha, kendaraan hingga pembelian rumah. instrumen yang paling sering digunakan sistem bunga floating adalah kartu kredit. Alangkah sebaiknya untuk mengumpulkan informasi yang mendetil kepada pihak jasa keuangan sebelum mengambil keputusan ini.

Kebanyakan dari sistem bunga floating juga menggunakan metode perhitungan bunga efektif atau anuitas, terutama dalam pengajuan KPR. Di mana ke dua metode perhitungan dapat lebih meringankan dan menguntungkan dibandingkan dengan metode perhitungan lainnya, karena di hitung beban bunga dari sisa jumlah plafon kredit, buka dari total plafon yang di ambil pada saat pertama kali.

Sangat perlu diperhatikan semuanya secara mendetil, supaya tidak akan membebani pokok hutang di masa mendatang, terutama untuk pengambilan plafon kredit dalam jumlah yang besar dengan masa cicilan yang panjang.

2018-08-28T22:11+07:00
About Disclaimer Contact © 2018 Kalkulatif.com