Kalkulatif.com

Sediaan Solid Gastroretentive DDS

Sediaan Solid Gastroretentive DDS

Gastroretentive Drug Delivery System adalah sediaan yang dapat dipertahankan di lambung. Bentuk sediaan ini dapat memperbaiki kontrol pelepasan obat yang memiliki jendela terapeutik sempit dan absorbsinya baik di lambung. GRDDS dapat meningkatkan kontrol pelepasan obat yang dirancang untuk melepaskan obatnya secara bertahap dalam waktu yang lama sebelum diabsorpsi.

Beberapa tehnik gastroretentive diantaranya adalah Floating system. Floating system merupakan salah satu tehnik gastroretentive. Sistem ini pertama kali diperkenalkan oleh Davis pada tahun 1968, memiliki densitas kecil serta daya apung untuk mengapung pada cairan lambung dan tinggal di lambung dalam waktu yang lama. Selama mengapung, obat akan dilepaskan secara perlahan-lahan sesuai kecepatan yang diinginkan sehingga dapat meningkatkan GRT (Gastric Residence Time) dan penurunan fluktuasi konsentrasi obat dalam plasma.

Terdapat 2 jenis sistem floating yaitu:

1. Non-effervescent system

Non-effervescent system merupakan sistem yang menggunakan matriks pengembang seperti celulose hidrokoloid, polisakarida dan polimer pembentuk matriks seperti polikarbonat, poliakrilat, polimethakrilat, dan polistiren.

2. Effervescent system

Effervescent system merupakan sistem yang terbentuk karena agen pembentuk gas seperti karbonat yang bereaksi dengan asam lambung sehingga membentuk karbon dioksida yang menjadikan mereka dapat floating. Sistem ini disiapkan dengan suatu polimer yang dapat mengembang seperti metosel, polisakarida seperti kitosan, komponen effervescent seperti sodium bikarbona t, asam sitrat dan asam tartrat . Ketika matriks kontak dengan cairan lambung maka akan membentuk gel, gas yang dihasilkan dari reaksi asam sitrat dan natrium bikarbonat terperangkap dalam hidrokoloid yang mengembang sehingga tablet akan mengapung dan bertahan dalam waktu tertentu.

3. Bio/Mucoadhesive system

Sistem bio/mucoadhesive adalah suatu sistem yang mengakibatkan tablet terikat pada permukaan sel epitel lambung atau mucin. Sediaan ini memperpanjang waktu tinggal di lambung dengan peningkatan durasi kontak antara sediaan dan membran biologis.

4. Swelling system

Swelling system adalah bentuk sediaan yang ketika kontak dengan cairan lambung akan mengembang dengan ukuran yang mencegah obat melewati pilorus. Hasilnya adalah bentuk sediaan tetap berada dalam lambung dalam beberapa waktu tertentu.

2018-09-27T02:56+07:00
About Disclaimer Contact © 2018 Kalkulatif.com