Kalkulatif.com

Proses Divestasi Saham dan Tujuan Divestasi


Proses Divestasi Saham dan Tujuan Divestasi

Secara harfiah, divestasi (devastation: bahasa inggris) artinya pengrusakan atau penghancuran sesuatu objek. Dalam definisi divestasi di dalam suatu perusahaan di pandang sebagai upaya pemilik perusahaan untuk menjual aset atau sebuah divisi kerjanya kepada pihak lain, yang mampu memberikan harga penawaran paling tinggi.

Dana yang diperoleh dari hasil penjualan aset tersebut bisa digunakan untuk diinvestasikan kembali kepada perusahaan tersebut atau juga bisa di bayar kepada pemegang saham yang berhak atas penjualan aset perusahaan tersebut.

Metode yang digunakan di dalam melakukan suatu proses divestasi aset perusahaan biasanya dengan menggunakan sistem strategic sales dan market placement, di mana kedua sistem tersebut dapat memberikan keuntungan serta meminimalisir kerugian untuk perusahaan tersebut.

Alasan perusahaan melakukan divestasi dikarenakan aset yang hendak di jual memiliki nilai jual yang tinggi serta kebutuhan anggaran dana untuk perusahaan agar tetap bisa menyelamatkan operasional perusahaan sehingga dapat kembali mencetak keuntungan bagi pemilik saham secara keseluruhan.

Alasan lainnya ialah karena permintaan pemerintah terhadap saham perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia, misalnya divestasi saham perusahaan Freeport. Dalam hal ini, pemerintah meminta sejumlah saham untuk di jual kepadanya sebagai salah satu syarat atas izin operasi perusahaan Freeport di Indonesia.

Pilihan divestasi aset perusahaan dapat menjadi suatu langkah alternatif yang memiliki tujuan untuk menyelamatkan perusahaan dari beban hutang yang jumlahnya besar atau alasan lainnya seperti permintaan pemerintah yang dapat menghambat keberlangsungan operasional perusahaan itu sendiri.

2018-08-28T22:09+07:00
About Disclaimer Contact © 2018 Kalkulatif.com