Kalkulatif.com

Perbedaan Merger dan Akuisisi

Perbedaan Merger dan Akuisisi

Merger adalah suatu proses penggabungan dua perusahaan atau lebih menjadi satu perusahaan saja, dimana perusahaan tersebut mengambil dengan cara menyatukan saham berupa aset dan non aset perusahaan yang di merger.

Perusahaan yang melakukan merger dengan perusahaan lainnya harus memiliki paling tidak 50% saham dan sisanya bisa di miliki oleh investor dari luar perusahaan. Dalam hal ini perusahaan yang membeli akan melanjutkan nama dan identitasnya, perusahaan pembeli juga akan mengambil baik aset maupun kewajiban perusahaan yang dibeli.

Akuisisi adalah pengambilan atau pengalihan (takeover) sebuah perusahaan dengan cara membeli saham atau aset perusahaan tersebut. Perbedaannya dengan merger ialah perusahaan yang dibeli tetap beroperasi seperti biasa pada akuisisi, sedangkan merger tidak beroperasi, dikarenakan pengopersiannya sudah dijalankan oleh perusahaan baru, hasil dari merger.

Merger dan Akuisisi juga dapat dibedakan bila di tinjau pada kelebihan dan kekurangannya. Perbedaannya antara lain:


1. Jumlah Modal

Pada merger, jumlah modal yang dibutuhkan lebih sedikit bila dibandingkan dengan akuisisi yang harus menguasai saham lebih banyak.


2. Kemudahan Proses

Proses yang harus di lalui pada merger lebih mudah, dikarenakan masing - masing perusahaan yang di merger masih punya kendali, sehingga lebih mudah untuk di ajak merger.


3. Persetujuan Investor

Dibandingkan akuisisi, merger memiliki kekurangan pada persetujuan investor, dimana harus adanya persetujuan dari para pemegang saham masing-masing perusahaan.


4. Legalitas Hukum

Pada dasarnya secara hukum, setiap pembelian perusahaan di dalam akuisisi memerlukan beberapa perubahan legalitas, seperti nama kepemilikan terdaftar. Sedangkan pada merger tidak memerlukan legalitas serumit itu.

2018-08-31T03:46+07:00
About Disclaimer Contact © 2018 Kalkulatif.com