Kalkulatif.com
Twitter Instagram Youtube
Organization

Saham Asia Meningkat Setelah US Dolar Turun


Saham Asia Meningkat Setelah US Dolar Turun

Saham - saham di Asia terlihat meningkat sedikit pada pasar perdagangan hari Rabu (22/08). Sementara mata uang dolar turun setelah Federal Reverse memberi sinyal tidak merubah kecepatan dalam mengambil kebijakan moneter Amerika.

Pada indeks ekuitas di Jepang, Hongkong dan Australia berada pada peningkatan setelah saham - saham Amerika berakhir hanya dengan perubahan sedikit. US Dolar melemah sebanyak 2,82 persen selama 10 tahun terakhir ini.

Di tambah lagi dengan kondisi harga minyak yang melambung tinggi setelah Pemerintah Amerika menghentikan pasokan minyak mentah dari negara Iran, membuat kondisi nilai tukar mata uang US Dolar tak berdaya.

Pasar - pasar saham besar di Amerika kebingungan akibat dari drama yang terjadi pada pemerintahan Donald Trump di tengah rencana pertumbuhan keuntungan perusahaan. Para investor di sana tengah menunggu komentar pemimpin Fed Jerome Powell pada akhir pekan ini pada saat dia berbicara di pertemuan bank central di Jackson Hole, Wyoming.

Di tempat lain, mata uang Peso Meksiko meningkat setelah White House Official memberi sinyal akan menyepakati Nafta terdekat, sehingga pasar sahamnya bangkit menguat.

About Disclaimer Contact © 2018 Kalkulatif.com