Kalkulatif.com

Komponen Sel - Sel Saraf

Komponen Sel - Sel Saraf

Sel saraf (neuron) merupakan kumpulan komponen utama sistem saraf yang dapat berfungsi untuk menghantarkan impuls berupa ion (listrik) dari suatu stimulus (rangsangan).

Setiap neuron terdiri dari satu badan sel, neurit, dendrit, selubung mielin, dan akson.

1. Dendrit

Sel dendritik adalah sel-sel kekebalan yang berfungsi dalam presentasi antigen dan aktivasi limfosit T. Mereka juga mampu menyaring cairan tubuh untuk membersihkan dari organisme dan partikel asing. Sel dendritik memiliki morfologi bercabang yang menyerupai dendrit dari neuron. Sel ini dapat berfungsi untuk tugas dalam menerima impuls.

2. Badan sel saraf

Badan sel adalah bagian utama dari sel saraf yang mengandung inti sel dari bagian-bagian yang umumnya dimiliki oleh sel hewan. Di dalam badan sel terdapat sitoplasma, nukleus (inti sel), dan nukleolus (anak inti sel). Sel ini dapat berfungsi untuk melanjutkan impuls.

3. Neurit (akson)

Neurit (akson) adalah serabut panjang, yang berfungsi menghantarkan impuls / rangsangan dari badan sel ke neuron lain. Akson ini biasanya dibungkus oleh sel Schwann. Antara akson suatu neuron dengan dendrit neuron lainnya ditautkan oleh suatu bagian yang disebut sinapsis. Sel ini dapat berfungsi untuk menghantar impuls menjauhi badan sel

4. Selubung Mielin

Selubung mielin adalah materi isolator yang membentuk lapisan pada akson dan hasil dari perkembangan sel glial. Proses pembentukan selubung mielin disebut mielinasi. Sel ini dapat berfungsi untuk sebagai pembungkus akson, memberi nutrisi, percepat jalan impuls.

5. Sel Schwan

Sel Schwann adalah sel glia pada sistem saraf pada manusia. Sel schwann membungkus akson beberapa kali hingga membentuk selubung mielin. Sel ini juga disebut sel neurilema. Sel ini dapat berfungsi untuk membungkus akson membentuk selubung mielin.

2018-09-16T14:03+07:00
About Disclaimer Contact © 2018 Kalkulatif.com