Kalkulatif.com

Klasifikasi Senyawa Lipid

Klasifikasi Senyawa Lipid

Lipid adalah salah satu dari senyawa organik yang diperoleh dari proses dehidrogenasi endotermal rangkaian hidrokarbon. Lipid bersifat amfifilik, artinya lipid mampu membentuk struktur seperti vesikel, liposom, atau membran lain dalam lingkungan basah.

Lipid biologis seluruhnya atau sebagiannya berasal dari dua jenis subsatuan atau "blok bangunan" biokimia: gugus ketoasil dan gugus isoprena. Dengan menggunakan pendekatan ini, lipid dapat dibagi ke dalam delapan kategori: asil lemak, gliserolipid, gliserofosfolipid,sfingolipid, sakarolipid, dan poliketida (diturunkan dari kondensasi subsatuan ketoasil); serta lipid sterol dan lipid prenol (diturunkan dari kondensasi subsatuan isoprena).

Klasifikasi Lipid

Menurut sifat kimia (berdasarkan atas reaksinya dengan basa kuat)

  1. Lipid tersabunkan (hidrolisis dengan basa) (latin: sapo, soap = sabun = garam asam lemak). Contohnya adalah TAG (triasil gliserol) dan fosfolipid.
  2. Lipid tak tersabunkan. contohnya: sterol (kolesterol), vitamin yang larut dalam lemak.

Menurut Bloor

  1. Lipid sederhana. contohnya: fat/minyak (TAG/trigliserida) jika dihidrolisis akan menghasilkan asam lemak dan gliserol.
  2. Lipid kompleks. contohnya: fosfolipid dan glikolipid. Fosfolipid+H2O menghasilkan asam lemak+alkohol+asam fosfat+senyawa nitrogen. Glikolipid+H2O menghasilkan asam lemak+karbohidrat+sfingosin.
  3. Lipid turunan adalah senyawa-senyawa yang dihasilkan bila lipid sederhana dan lipid kompleks mengalami hidrolisis. Contohnya: asam lemak, gliserol, alkohol padat, aldehid, ketonbodies.

2018-09-27T04:24+07:00
About Disclaimer Contact © 2018 Kalkulatif.com