Kalkulatif.com

Kerugian Melakukan Impor Barang

Kerugian Melakukan Impor Barang

Impor adalah suatu kegiatan membeli barang atau jasa dari negara lain. Sedangkan ekspor kebalikannya impor, yaitu menjual barang atau jasa ke negara lain. Kedua kegiatan ini akan sangat mempengaruhi kondisi devisa bagi negara di setiap tahunnya.

Sementara devisa merupakan salah satu indikator terpenting di dalam perekonomian suatu negara. Bahkan, devisa akan cukup menentukan tingkat fundamental ekonomi negara sekarang hingga masa depan.

Selain itu, kegiatan impor juga akan sangat berdampak pada kerugian nilai tukar mata uang, di mana dengan semakin banyaknya impor maka akan banyak pula permintaan mata uang asing terhadap mata uang negara impor, sehingga akan mata uang asing semakin mahal.

Terkadang, walaupun impor banyak berdampak negatifnya, kegiatan impor ini harus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan rakyat yang persediaan terhadap suatu barang atau jasa tidak tercukupi. Produk impor inilah yang akan mencukupinya terhadap permintaan di dalam negeri tersebut.

Dalam setiap proses impor, adanya kebijakan - kebijakan perdagangan internasional di bidang impor yang dapat dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu kebijakan tariff barrier dan kebijakan non-tariff barrier.

Hambatan tarif (tariff barrier) adalah suatu kebijakan proteksionis terhadap barang - barang produksi dalam negeri dari ancaman membanjirnya barang - barang sejenis yang diimpor dari luar negeri, dengan cara menarik / mengenakan pungutan bea masuk kepada setiap barang impor yang masuk untuk dipakai / dikonsumsi habis di dalam negeri.

Hambatan non-tarif (non-tarif barrier) adalah berbagai kebijakan perdagangan selain bea masuk yang dapat menimbulkan distorsi, sehingga mengurangi potensi manfaat perdagangan internasional.

2018-09-02T11:08+07:00
About Disclaimer Contact © 2018 Kalkulatif.com