Kalkulatif.com

Kandungan Fosfat di Dalam Tanah

Kandungan Fosfat di Dalam Tanah

Fosfor yang adal di dalam kandungan tanah dapat dibedakan dalam dua bentuk, yaitu P-organik dan P-anorganik.

Kandungannya juga sangat banyak bervariasi tergantung pada jenis tanah tesebut, tetapi pada umumnya rendah.

Fosfor Organik

Fosfor organik di dalam tanah terdapat sekitar 50% dari total tanah dan bervariasi sekitar 15-80% pada kebanyakan tanah. Bentuk - bentuk fosfat ini berasal dari sisa tanaman, hewan dan mikroba. Di sini terdapat sebagai senyawa ester dari asam ortofosfat, yaitu inositol, fosfolipid, asam nukleat, nukleotida, dan gula fosfat, tiga senyawa yang disebutkan pertama sangat dominan di dalam tanah. Diperkirakan proporsi senyawa ini dalam jumlah total adalah dengan senyawa inositol fosfat 10 - 30%, fosfolipid 1 - 5% dan asam nukleat 0,2 - 2,5%.

Inositol fosfat dapat mempunyai satu sampai enam atom p setiap unitnya, dan senyawa ini dapat ditemukan di dalam tanah atau organisme hidup yang terbentuk dengan sistem enzimatik. Asam nukleat sebagai DNA dan RNA menyusun 1 - 10% dari keseluruhan.

Fosfor Anorganik

Bentuk dari P-anorganik dapat dibedakan menjadi 2, yaitu: aktif yang meliputi Ca-P, Al-P, Fe-P dan tidak aktif yang meliputi occluded-P, reductant-P dan Mineral-P. Fosfor anorganik di dalam tanah pada umumnya berasal dari mineral fluor apatit. Dalam proses penghancuran oleh iklim, maka dihasilkan berbagai mineral ini, seperti hidroksi apatit, karbonat, klor dan lain - lain sesuai dengan lingkungannya.

Pada tanah dengan konsentrasi asam yang tinggi, kelarutan Al dan Fe menjadi tinggi juga. Dengan demikian, ion fosfat akan segera terikat membentuk senyawa yang kurang tersedia bagi tanaman. Pada mulanya, senyawa ini bersifat koloidal, dan lambat laun akan menjadi kristal.

2018-09-29T10:47+07:00
About Disclaimer Contact © 2018 Kalkulatif.com