Kalkulatif.com

Gejala - Gejala Diabetes Melitus

Gejala - Gejala Diabetes Melitus

Diabetes melitus adalah suatu sindroma klinik yang khas ditandai oleh adanya hiperglikemia yang disebabkan oleh defisiensi atau penurunan efektivitas insulin. Gangguan metabolik ini mempengaruhi metabolisme dari karbohidrat, protein, lemak, air dan elektrolit.

Gangguan metabolisme tergantung pada adanya kehilangan aktivitas insulin dalam tubuh dan pada banyak kasus, akhirnya menimbulkan kerusakan seluler, khususnya sel endotelial vaskular pada mata, ginjal dan susunan saraf.

Diabetes melitus disebabkan oleh kekurangan hormon insulin yang berfungsi memungkinkan glukosa masuk ke dalam sel untuk di metabolisme dan kemudian dimanfaatkan sebagai sumber energi. Akibatnya adalah glukosa menumpuk di dalam darah (hiperglikemia) dan akhirnya diekskresikan lewat kemih tanpa digunakan (glikosuria). Karena itu, produksi kemih sangat meningkat dan penderita sering berkemih, merasa amat haus, berat badan menurun dan merasa lelah.

Penyakit diabetes melitus ditandai gejala 3P, yaitu poliuria (banyak berkemih), polidipsia (banyak minum) dan polifagia (banyak makan). Selain meningkatnya kadar gula dalam darah, penyakit diabetes juga memiliki ciri adanya gula dalam kemih (glycosuria) sehingga penderita diabetes banyak berkemih karena glukosa yang diekskresikan mengikat banyak air. Akibatnya timbul rasa sangat haus, kehilangan energi, turunnya berat badan dan rasa letih.

Tubuh mulai membakar lemak untuk memenuhi kebutuhan energinya, yang disertai dengan pembentukan zat - zat perombakan, antara lain aseton, asam hidroksibutirat, dan diasetat sehingga membuat darah menjadi asam. Keadaan ini sering terjadi pada diabetes tipe 1, dapat berbahaya karena menyebabkan pingsan. Napas penderita diabetes sering kali berbau aseton.

2018-09-27T02:48+07:00
About Disclaimer Contact © 2018 Kalkulatif.com