Kalkulatif.com

Bisnis yang Menguntungkan dari Kondisi Pelemahan Rupiah

Bisnis yang Menguntungkan dari Kondisi Pelemahan Rupiah

Nilai tukar rupiah sudah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga melebihi angka Rp 14.000 hingga hari ini (20/5/2018). Dengan kondisi semakin lemahnya nilai rupiah tersebut, maka akan otomatis berimbas pada banyaknya usaha atau bisnis yang sedang beroperasi akan merugi dan juga akan terganggu kinerja bisnisnya selama pelemahan nilai tukar mata uang ini.

Tetapi, ada beberapa bisnis yang malah diuntungkan dengan adanya kondisi pelemahan rupiah ini. Tercatat, ada dua (2) sektor bisnis yang justru menguntungkan dari kondisi nilai tukar rupiah yang terus tertekan, antara lain:

1. Bisnis Usaha Produk Ekspor

Sektor usaha ini bisa berupa di dalam bidang pertanian, perkebunan, kelautan atau bahkan produk jadi. Dengan semakin rupiah melemah, maka eksportir justru akan semakin diuntungkan.

Keuntungan yang dapat di raih bisa dengan dua cara, yaitu kenaikan harga atau jumlah permintaan meningkat. Kenaikan harga dapat di peroleh dengan cara memanfaatkan nilai tukar dalam yang lemah dibandingkan dengan nilai tukar negara ekspor yang di tuju, karena penjualan barang menggunakan mata uang negara ekspor tersebut. Sedangkan peningkatan dari segi jumlah permintaan, bisa di capai dengan kondisi biasanya harga produk ekspor di luar negeri menjadi murah akibat dari perbandingan mata uang tersebut, sehingga akan mendorong lebih banyak permintaan dari negara ekspor bersangkutan.

2. Pendamping Wisata (Tour Guide)

Kondisi pelemahan rupiah juga akan menguntungkan bagi bisnis / profesi pendamping wisatawan dengan akan banyaknya turis yang datang ke dalam negeri, karena nilai mata uangnya semakin tinggi ditukar ke rupiah sehingga biaya travel ke dalam negeri menjadi lebih murah. Ketika turis berliburan di sini, maka mereka akan membutuhkan tour guide atau pendamping wisata.

2018-09-02T10:06+07:00
About Disclaimer Contact © 2018 Kalkulatif.com