Kalkulatif.com

Bahaya Mie Instan Berlebihan

Bahaya Mie Instan Berlebihan

Mie instan memiliki banyak peminat, selain harganya yang terjangkau, proses penyajiannya juga mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Produksi mie instan di Indonesia juga rata - rata memiliki rasa yang khas yang bikin ketagihan. Meski demikian, mengonsumsinya secara berlebihan juga tidak baik bagi kesehatan.

Memang belum ada kasus spesifik yang langsung membuktikan mie instan bagi kesehatan berbahaya sampai sekarang. Namun, akumulasi dari frekuensi mengonsumsi mie instan yang terlalu sering akan menyebabkan banyaknya bahan artifisial yang menumpuk di dalam tubuh.

Pada beberapa eksperimen secara medis, ditemukan beberapa fakta dari konsumsi mie instan secara berlebihan. Fakta - fakta yang ditemukan tersebut, antara lain:

1.Mie instan akan membutuhkan waktu yang lama untuk di absorbsi

Mie instan akan tetap utuh, bahkan setelah dua jam berada di organ lambung. Berbeda dengan mie yang dibuat sendiri tanpa proses kimiawi, di mana akan lebih mudah di absorbsi ke dalam tubuh.

Akhirnya, proses penyerapan nutrisi bagi tubuh pun terganggu, apalagi ditambah dengan kadar nutrisi dalamnya yang sangat sedikit untuk tubuh, digantikan dengan bahan penambah rasa, pengawet beracun jenis tertiary-butyl hydroquinone (TBHQ) yang dapat tinggal di dalam perut dalam waktu yang lama tanpa bisa diketahui dampaknya bagi kesehatan dalam jangka panjang.

2. Zat kimia cukup merugikan dijadikan antioksidan

Zat kimia ini biasanya ampas dari hasil pengolahan petroleum dan biasanya dicantumkan dalam kemasan makanan sebagai antioksidan. Sebenarnya ini adalah bahan kimia sintetis dengan kandungan antioksidan, bukan antioksidan alami yang dibutuhkan tubuh.

Tanpa di sadari, hasil dari konsumsi mi instan dalam frekuensi yang tinggi akan sangat bisa menyebabkan terjadinya efek samping dalam jangka panjang yang dapat merusak liver, mutasi sel, perubahan biokimia dan masalah reproduksi.

2018-09-11T10:43+07:00
About Disclaimer Contact © 2018 Kalkulatif.com