Kalkulatif.com

Analisa Keuangan: Horizontal dan Vertikal


Analisa Keuangan: Horizontal dan Vertikal

Laporan keuangan (financial statement) adalah suatu ringkasan transaksi keuangan atau hasil akhir dari akuntansi. Laporan keuangan disajikan dengan maksud memberikan informasi mengenai tentang posisi harta, utang, modal serta perolehan laba atau rugi yang dapat menunjukkan hasil aktivitas yang terjadi dalam suatu perusahaan sehingga dapat membantu eksekutif perusahaan dalam mengambil keputusan.

Analisis Horizontal
Analisa horizontal adalah sebuah analisa yang membandingkan suatu pos dalam laporan keuangan dengan pos yang sama tetapi pada periode yang berbeda.

Perubahan Rupiah = Angka periode tahun berjalan - Angka periode tahun dasar.

Perubahan Presentase = Perubahan Rupiah / angka periode tahun dasar x 100.

Analisis horizontal dilakukan dengan cara menjumlahkan setiap akun laporan keuangan tahun berjalan dengan membandingkan akun yang sama pada periode sebelumnya yang bertujuan untuk mengetahui kenaikan atau penurunan yang terjadi pada akun tersebut. Kenaikan atau penurunan tersebut dibagi dengan akun periode sebelumnya dan dikali dengan seratus persen untuk mengetahui persentase kenaikan atau penurunan pada akun tersebut dan kenaikan atau penurunan jumlah pos dihitung sebagai persentase kenaikan atau penurunan.

Analisa Vertikal
Analisa vertikal adalah analisa dengan cara membandingkan pos dalam suatu laporan keuangan dengan pos lainnya yang dijadikan tolak ukur dalam satu periode yang sama. Pos dalam laporan keuangan yang lazim dijadikan tolak ukur adalah penjualan dan total aktiva.

Analisis vertikal menitikberatkan pada hubungan finansial antar pos - pos laporan keuangan dalam satu periode. Dalam analisis vertikal terhadap neraca, masing - masing pos aktiva dinyatakan sebagai persen dari total aktiva. Masing - masing pos kewajiban dan ekuitas pemilik dinyatakan sebagai persen dari total kewajiban dan ekuitas pemilik. Dalam analisis vertikal terhadap laporan laba - rugi, masing - masing pos dinyatakan sebagai persen dari total pendapatan atau penghasilan.

Perbedaan Analisis Horizontal dan Vertikal

  1. Analisis vertikal membandingkan pos yang satu dengan yang lain dalam satu periode, sedangkan pada analisis horizontal membandingkan dengan pos yang sama pada periode yang berbeda.
  2. Total angka pos - pos yang dibandingkan pada analisis vertikal bila dikumulatifkan sebesar 100%, sedangkan pada analisis horizontal, periode pembanding ditetapkan sebesar 100% sehingga angka pada periode yang dibandingkan bisa diatas atau dibawah 100%.
  3. Dari sisi tujuannya, analisis vertikal diaplikasikan untuk mengetahui kontribusi masing - masing pos terhadap angka total, sedangkan pada analisis horizontal digunakan dengan tujuan untuk mengetahui perubahan dan perkembangan masing - masing pos. Analisis horizontal juga sering disebut sebagai analisis tren (trend analysis).

2018-08-28T22:45+07:00
About Disclaimer Contact © 2018 Kalkulatif.com